Makassar – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar kegiatan Pelatihan Jurnalistik Dasar Tingkat SMA pada Selasa (10/6/2026) di Aula Lantai II FKM UMI. Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Generasi Muda yang Kreatif, Kritis, dan Informatif melalui Jurnalistik Dasar” ini secara resmi dibuka oleh Dekan FKM UMI, Prof. Dr. Suharni A. Fachrin, S.Pd., M.Kes. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya literasi media dan kemampuan jurnalistik sebagai bekal generasi muda di era digital.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan yang meriah dari para peserta yang berasal dari berbagai sekolah unggulan tingkat SMA dan Madrasah Aliyah (MA) di Kota Makassar. Sejak awal kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi untuk mengikuti setiap sesi yang disiapkan panitia.
Pelatihan menghadirkan Pimpinan Redaksi Kabar Makassar, Ardiyanti, S.I.Kom., M.I.Kom., sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, peserta dibekali pengetahuan dasar jurnalistik, mulai dari teknik mencari informasi, menyusun berita yang baik dan benar, hingga strategi membuat media dan konten yang menarik serta mampu menjangkau khalayak secara efektif. Sesi interaktif yang berlangsung selama pelatihan turut memberikan kesempatan bagi peserta untuk berdiskusi dan mempraktikkan materi yang telah diberikan.
Tidak hanya mengikuti pelatihan di dalam ruangan, peserta juga diajak mengenal lebih dekat fasilitas pendidikan yang dimiliki Program Studi Kesehatan Masyarakat FKM UMI. Mereka berkesempatan mengunjungi sejumlah laboratorium, di antaranya Laboratorium Kesehatan Lingkungan (Kesling), Laboratorium Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Laboratorium Gizi, Laboratorium Epidemiologi (Epid), serta Laboratorium Audio Visual Aid (AVA). Kunjungan ini memberikan gambaran langsung mengenai sarana pembelajaran yang mendukung proses pendidikan di FKM UMI.
Melalui kegiatan ini, FKM UMI berharap dapat mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan berpikir kritis dan kreatif, tetapi juga mampu menyampaikan informasi secara akurat, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi masyarakat. Antusiasme peserta sepanjang kegiatan menjadi indikator positif bahwa pelatihan jurnalistik dasar masih sangat relevan dalam membentuk karakter dan kompetensi pelajar di tengah perkembangan media yang semakin dinamis.



