MAKASSAR, – Proses perkuliahan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI) didukung dengan fasilitas laboratorium yang lengkap.

Teori tanpa praktikum bagai nyawa tanpa badan. Kegiatan pratikum ini harus didukung dengan laboratorium berstandar.

Demikian disampaikan Wakil Dekan (WD) III Bidang Kemahasiswaan FKM UMI Dr. Andi Surahman Batara, SKM., M.Kes saat ditemui di ruangannya, Rabu, (7/3/2018).

Kata dia, dari tiga Program Studi di FKM UMI, semuanya memiliki laboratorium. Bahkan laboratorium ini merupakan yang terlengkap di Indonesia Timur untuk universitas swasta.

“FKM UMI gunakan laboratorium berbasis mini hospital. Hal ini diterapkan guna mendorong dan meningkatkan kualitas lulusan,” jelas Surahman.

Laboratorium berbasis mini hospital ini dilengkapi alat dan bahan yang memadai agar bisa meningkatkan kualitas lulusan sehingga peluang kerja bagi lulusan FKM bisa terbuka lebar.

“Kita juga mempunyai ruang tutorial dan laboratorium berbasis mini hospital, jadi kita tidak lagi cari tempat untuk praktek,” jelasnya.

Khusus untuk Prodi Keperawatan, memiliki sembilan laboratorium akni iomedik, Gawat Darurat (Gadar), Medikal Bedah, Maternitas, Anak, Dasar, Komunitas, Jiwa, dan Gerontik.

Laboratorium Prodi Kebidanan dan Prodi Kesmas berada di lantai 3 gedung FKM UMI. Sedangkan untuk Prodi Keperawatan bertempat di lantai 4 gedung FKM UMI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here