FKM UMI Makassar – Mahasiswa Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) 3 Program studi kesehatan Masyarakat melakukan seminar akhir di dua kantor kecamatan yang ada di kabupaten Barru yakni kecamatan Tanete Rilau dan kecamatan Tanete Riaja Sabtu, 4 Februari 2017. Pengalaman Belajar Lapangan ini adalah merupakan salah satu mata kuliah dasar yang wajib di ikuti oleh seluruh mahasiswa yang bertujuan agar mahasiswa mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan tentang ilmu kesehatan masyarakat dan aplikasinya di tengah-tengah masyarakat.

Kegiatan seminar akhir PBL 3 ini di hadiri oleh Pimpinan FKM UMI, Yang terdiri atas Dekan dan Para Wakil Dekan, Ketua program Studi Kesehatan Masyarakat, Pengelola, Dosen Pembimbing PBL, Pemerintah Setempat dalam hal ini Camat, Para kepala Desa/Kelurahan, Para Kepala Dusun/Lingkungan serta para tokoh agama dan masyarakat setempat.

Dalam Sambutannya Dekan FKM UMI Dr. H. R. Sudirman, M.Si menuturkan bahwa seminar akhir PBL 3 ini penting dilakukan agar mahasiswa dapat mengevaluasi atau menilai keberhasilan atas segala kegiatan intervensi yang telah mahasiswa lakukan. Lanjut lagi Sudirman mengatakan Pada akhir dari PBL 3 juga ini akan ada laporan kegiatan mahasiswa, yang nantinya akan disampaikan kepada pemerintah setempat agar masyarakat mengetahui kondisi kesehatan  di lingkungannya. Di akhir sambutannya, Dekan 2 Periode ini, mengucapkan permomohonan maaf kepada pemerintah setempat, jika selama keberadaan mahasiswa kami terdapat hal hal yang kurang berkenan dan tidak sesuai dengan budaya masyarakat disini melalui kesempatan ini kami memohon maaf.

Sekretaris Camat Tanete Rilau Drs. Amran P dalam sambutannya mengatakan, kami atas nama masyarakat melaui pemerintah kecamatan mengucapkan banyak terima kasih kepada UMI khusunya Fakultas kesehatan Masyarakat yang masih melirik atau memperhatikan masyarakat kami. Mahasiswa PBL inilah yang telah meletakkan dasar dasar yang ada di desa untuk pembinaan kesehatan, baik kesehatan yang berhubungan dengan lingkungan maupun kesehatan yang tidak berkaitan dengan lingkungan. Amran mengatakan bahwa masyarakat kami bersedia dan menerima PBL angkatan selanjutnya. Permohonan maaf kepada mahasiswa jika selama berada di lokasi PBL ada hal hal yang kurang berkenan di hati yang dilakukan oleh masyarakat tutupnya.

Ditempat terpisah Camat Tanete Riaja H. Mustakim B,S.SOS dalam sambutannya juga mengatakan bahwa baru kali ini ada kegiatan mahasiswa banyak di hadiri oleh masyarakat dan biasanya apapun undangan yang di buat oleh camat sedikit yang datang. Olehnya itu saya selaku Camat sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada FKM UMI atas segala bentuk pengabdian masyarakat yang telah dilakukan oleh mahasiswa yang sifatnya bermanfaat bagi masyarakat tuturnya.

Pengelola dalam kegiatan ini adalah Nurgahayu, SKM., MM mengatakan bahwa, Alhamdulillah kegiatan PBL 3 ini berjalan lancar dan baik. Beberapa program yang dicanangkan oleh mahasiswa langsung ditanggapi dan disiapkan dana desa. Lanjut lagi Nurgahayu menambahkan, salah satu program utama mahasiswa adalah masalah sampah dan ini direspon sangat baik oleh pemerintah desa dan mahasiswa kami di fasilitasi mobil pengangkut sampah dan akan disediakan TPA disetiap dusun ucapnya.

Saprianto, yang di percayai selaku koordinator kecamatan mengatakan bahwa kegiatan PBL ini sangat positif untuk kami karena melalui PBL ini akan menjadi bekal nanti buat kami kalau sudah berada ditengah masyarakat dan bisa mengaplikasikan ilmu yang kami dapat.

Dalam kegiatan ini masyarakat begitu antusias menyaksikan prosesi seminar akhir yang dilanjutkan dengan pemaparan hasil evaluasi dalam bentuk persentasi oleh perwakilan mahasiswa setiap dusun. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan di warnai dengan sesi diskusi oleh masyarakat dan mahasiswa.

Di akhir kegiatan ini dilakukan Penyerahan Plakat Oleh Dekan FKM UMI kepada Sekretaris Camat Tanete Rilau, dan di tempat terpisah Wakil Dekan III FKM UMI A. Surahman Batara, SKM., M.Kes juga melakukan Penyerahan Plakat dengan Camat Tanete Riaja sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi FKM UMI kepada Pemerintah setempat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here