Himpunan Mahasiswa Keperawatan (HIMAKEP ) FKM UMI kembali mengadakan pelatihan dan simulasi  tanggap bencana sebagai rutinitas tahunan yang  banyak memberikan edukasi Mahasiswa keperawatan terutama bagi Mahasiswa Baru.

Hal ini penting  mengingat Indonesia adalah Negara yang sangat rawan bencana Alam , menurut data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana Indonesia (BNPT) ini disebabkan karena keadaan geografis yang terletak diujung pergerakan tiga lempeng dunia yakni Eurasia, indo-Australia dan Pasifik selain berada di pertemuan lempeng lempeng tektonik negeri ini juga memiliki sekitar 140 gunung yang aktif dan berpenduduk padat ,infrastruktur kita tidak didesain sesuai dengan kondisi alam ,tata ruang juga belum dikelola dengan ramah bencana.serta kebijakan kebencanaan kita juga masih sangat  baru.

Jadi apa yang sebaiknya kita lakukan ? Oga saputra sebagai ketua panitia sekaligus ketua Umum Himakep FKM UMI yang ditemui di sela sela kegiatan mengungkapkan  simulasi ini harus menjadi bekal awal masyarakat Indonesia sendiri terutama Mereka yang bergelut di Dunia kesehatan ,Mahasiswa keperawatan sendiri memiliki peluang sangat besar untuk mempelajari hal tersebut tuturnya.

Menurut  DR.H.R.Sudirman M.SI sebagai Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UMI yang sekaligus membuka acara di Malino Kab.Gowa yang berlangsung  dua hari itu dimulai tanggal 21-22 januari 2017 lebih difokuskan pada konsep pelatihan dan simulasi serta harus menjadi rutinitas tahunan.Malino dipilih menjadi lokasi kerena tempat itu rawan bencana serta berdekatan dengan gunung Bawakaraeng .

Peserta yang berjumlh sekitar 80 Orang ini mengikuti kegiatan dengan sangat antusias dan mendapat banyak manfaat sebagai bekal dasar walaupun ,mereka menggunakan alat seadanya seperti tandu darurat dan spalak buatan yang dipersiapkan panitia pelaksana  begitupun dengan ilustrasi simulasi seakan peserta di persiapan untuk kegiatan sungguhan.

Hal ini menstimulasi Mahasiswa untuk memiliki Skill dan knowledge tambahan yang secara tiba tiba dapat dipergunakan dalam waktu kapanpun serta melatih ke siap siagan calon tenaga kesehatan jika dibutuhkan dalam kondisi darurat.

Sebagai calon tenaga kesehatan yang professional,mahasiswa keperawatan UMI harus berbeda dengan Mahasiswa keperawatan lainya karena selain tambahan ilmu di bidang keperawatan spiritual juga dibekali dengan pelatihan pelatihan yang terbaharu untuk meningkakan soft skill Mahasiswanya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here