MAKASSAR, – Dekan Fakultas Kesehatan Masyarkat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI), Dr. Sudirman, M.Si, mewajibkan mahasiswanya aktif organisasi.

Kebijakan ini disambut positif mahasiswa FKM UMI. Salah satunya, Jaqia Novita Sabila mahasiswa dari Program Studi Kesehatan Masyarakat.

Kata dia, sudah sangat tepat Dekan FKM UMI mewajibkan mahasiswa aktif organisasi. Karena dengan organisasi mahasiswa dapat belajar kepemimpinan dan meperluas jaringan.

“Semakin banyak organisasi yang diikuti, maka semakin banyak pula jaringan kita yang akan membantu suatu hari nanti. Terutama saat dunia kerja,” jelas Jaqia.

Sekretaris Bidang Kerohanian Himakesmas FKM UMI ini mengungkapkan pengalaman organisasi sangat menentukan dunia kerja mahasiswa saat menjadi alumni.

“Jadi intinya berorganisasi itu sangat penting dan baik untuk mahasiswa yang tidak hanya datang dan pulang kampus,” jelas mahasiswi kelahiran Ciamis, 14 November 1996 ini.

Anggota Bidang Advokasi Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI) Wilayah IV ini menambahkan, organisasi dapat meningkatkan kualitas diri dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Menurutnya, dengan organisasi mahasiswa dapat menggali potensi, mengasah, dan mengembangkan diri.

“Saat ini masa depan tidak hanya ditentukan oleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), tetapi juga dipengaruhi keaktifan berorganisasi dan prestasi di bidang akademis maupun non-akademis,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here