MAKASSAR, FKM UMI – Musim pancaroba adalah peralihan dua musim utama di negara tropis, yaitu antara musim hujan dan kemarau. Pada musim ini kita rawan terjangkit beberapa penyakit, salah satunya demam.

Menurut dosen kebidanan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI), A. Masnilawati, SST., M.Kes, demam adalah kondisi dimana antibodi melawan bakteri atau virus yang ada dalam tubuh, dan suhu tubuh berkisar diatas 37,5 derajat celcius.

“Demam disebabkan virus, radang tenggorokan, flu, ataupun pergantian musim,” ujarnya saat ditemui di ruang dosen FKM UMI, Rabu (15/11/2016).

Dosen yang akrab disapa Nila ini memberikan beberapa tips seputar penyakit demam pada anak.

1. Kompres Kain Lebih Baik
Jaman sekarang, orang maunya serba praktis, jadi pakai plester penurun suhu agar memudahkan. Dimana dapat dibawa kemana-mana. Tapi, lebih bagus menggunakan kompres air hangat, karena membuka pori-pori serta mengeluarkan panas.

2. Hindari Pakaian Tebal
Anak demam jangan dibungkus, kecuali sedang menggigil. Pakaikan baju tipis yang menyerap keringat.

3. Gunakan Kompres dengan Benar
Jika menggunakan kompres, tempel pada bagian yang banyak pori-porinya sepertu punggung, leher, dan ketiak. Jika biasanya orang-orang menempel di kepala, itu karena disana ada hypotalamus (pusat panas).

4. Bawang Merah dan Minyak Kelapa
Perpaduan keduanya, mampu mengikat dan menghantarkan panas. Perpindahan panas secara kondusif dengan evaporasi.

5. Menjaga Suhu
Saat demam, jaga suhu di lingkungan sekitar. Demam jika tidak ditangani bisa menyebabkan dehidrasi.

Sementara itu, terkait plester penurun suhu tubuh yang sedang marak digunakan masyarakat, ia mengatakan produk seperti itu hanya unggul dari sisi praktisnya saja.

“Tapi tetap saja produk seperti itu tidak mungkin dikeluarkan tanpa ada uji coba sebelumnya,” jelasnya.

Sebagai ibu rumah tangga, ia mengaku mengkombinasikan penggunaan kompres kain dan plester penurun suhu apabila buah hatinya terkena demam.

“Saya pribadi kombinasi, biasanya anak rewel karena tidak nyaman dengan kain jadi pakai plester,” jelasnya.

Ia juga menyarankan agar segera melakukan konsultasi ke dokter umum jika demam anak tidak kunjung sembuh.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here