MAKASSAR, FKM UMI – Karya Tulis Ilmiah (KTI) merupakan laporan atau tulisan yang membahas permasalahan berlandaskan pengamatan hingga hasil penelitian dengan menggunakan metode penulisan tertentu.

Banyak manfaat yang didapatkan jika memiliki keahlian membuat KTI. Terutama mahasiswa yang dijuluki sebagai masyarakat ilmiah, tentunya harus paham tentang kaidah penulisan KTI.

Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI) Dr. R Sudirman M.Si, mengaku saat ini pihaknya mendorong mahasiswa bisa mahir membuat KTI.

“Keterampilan membuat KTI sangat diperlukan, apalagi bidang kesehatan banyak tugas laporan yang berkaitan dengan KTTI,” ujarnya saat ditemui diruangannya, Jumat (27/10/2017).

Sudirman berharap kedepan ada perwakilan mahasiswa FKM UMI yang berprestasi dibidang KTI dan mampu bersaing ditingkat nasional.

“Baru-baru ini tim Program Kreativitas Mahasiswa dari FKM masuk 10 besar dari 70 tim se-UMI. Hal ini yang menjadi dasar saya untuk mendorong mahasiswa FKM UMI mahir dalam bidang KTI,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FKM UMI Andi Surahman Batara, S.KM., M.Kes saat menghadiri acara pembukaan kegiatan Baksos Himakesmas FKM UMI.

Kata dia, saat ini FKM UMI bukan hanya meningkatkan mutu Fakultas tetapi harus bisa melahirkan bibit mahasiswa yang dapat berprestasi ditingkat nasional.

“Kehadiran lembaga kemahasiswaan mewadahi mahasiswa dimasing-masing prodi untuk dapat mengaktualisasikan ide-ide kreatif dan inovatif,” ujarnya saat sambutan. (*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here