MAKASSAR, FKM UMI – Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI) telah membentuk kelompok masyarakat pendukung Asi Ekslusif di Desa Padingin, Kabupaten Takalar.

Pembentukan kelompok ini merupakan bagian dari Ipteks bagi Masyarakat (IbM) dengan tema “ASI Ekslusif” yang dilaksanakan FKM UMI dan Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi tanggal 25-27 Agustus 2017 lalu.

Pelaksana ini adalah tiga dosen FKM UMI yakni, Sundari, SST., MPH, (Ketua tim), Suryanti Sudirman, SST, S. Keb, dan St Nurana, SST, (Anggota). Sundari, SST., MPH menjelaskan ASI Ekslusif merupakan pemberian ASI kepada bayi semenjak lahir secara terus menerus sampai usia 6 bulan tanpa ada tambahan asupan apapun.

Kata dia, kelompok yang dibentuknya ini bertujuan untuk merangkul masyarakat dalam memberikan dukungan pemberian Asi kepada bayi berusia dibawah usia 6 bulan. Ini juga membantu program pemerintah dalam meningkatkan cakupan pemberian ASI Ekslusif, ujarnya saat ditemui di Gedung FKM UMI, Senin (11/9/2017).

Dosen Program Studi (Prodi) Kebidanan ini mengaku, partisipasi masyarakat cukup tinggi mengikuti kegiatan ini dengan harapan semua kalangan memberikan dukungannya terhadap pemberian Asi Ekslusif. Bukan hanya perempuan saja yang ikut serta, namun kalangan pria turut hadir, ujar Sundari.

Sundari mengaku senang bisa berbagi ilmu dan membentuk kelompok ASI Ekslusif di Desa Padingin, Kabupaten Takalar. Manfaatnya begitu luas, diantaranya mencerdaskan anak bangsa melalui ASI Ekslusif, ujarnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here