FKM UMI – Bantuan Hidup Dasar (BHD) adalah tindakan darurat untuk membebaskan jalan napas, membantu pernapasan dan mempertahankan sirkulasi darah tanpa menggunakan alat bantu. Bantuan hidup dasar bertujuan untuk oksigenasi darurat secara efektif pada organ vital seperti otak dan jantung melalui ventilasi buatan dan sirkulasi buatan sampai paru dan jantung dapat memenuhi kebutuhan oksigen tubuhnya sendiri secara normal.

Kegiatan pelatihan BHD ini terselenggara atas inisiatif dari mahasiswa KKN Profesi Kesehatan FKM UMI yang terdiri atas Mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat dan Mahasiswa Prodi Ilmu Keperawatan bekerjasama dengan Puskesmas Layang Kota Makassar dan dosen Pembimbing Lapangan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan edukasi kepada masyarakat khususnya siswa SMKN 4 Makassar agar lebih tanggap dan terampil dalam memberikan pertolongan pertama saat menghadapi situasi darurat.

Kegiatan Resusitasi Jantung Paru yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Profesi FKM UMI merupakan perwujudan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan sebagai salah satu keunggulan FKM UMI dalam bidang kegawatdaruratan.

Berlokasi di SMKN 4 Makassar, kegiatan pelatihan BHD diikuti oleh siswa kelas 10 AK 1 yang berjumlah 30 orang pada hari Rabu 22 Pebruari 2017. Kegatan pelatihan ini adalah bagian dari program kerja mahasiswa selama berada di lokasi KKN.

Muhammad Rafli Aidillah sebagai penggagas pelatihan Bantuan Hidup Dasar dan juga sebagai penanggung jawab acara mengatakan bahwa pelatihan ini baik dilakukan untuk memberi pengetahuan dan pengalaman kepada siswa tentang pertolongan pertama dalam situasi darurat.

“Pelatihan seperti inilah yang perlu diterapkan disekolah, karena melalui pelatihan ini siswa diajarkan bagaimana caranya memberikan pertolongan pertama kepada orang yang sedang mengalami kondisi darurat” tutur Rafli.

Turut hadir Wakil Kepala Sekolah SMKN 4 Makassar Hayyang. S.Pd, M.Pd yang begitu mengapresiasi dan mendukung kegiatan pelatihan Bantuan Hidup Dasar ini.

\\\\\\\” Saya sangat mendukung anak-anakku mahasiswa yang sudah melakukan kegiatan pelatihan ini dan saya melihat keseruan siswa-siswa kami yang begitu aktif mengikuti materi dari awal sampai akhir” ucap Hayyang.

Dosen Pembimbing Lapangan yang juga sekaligus sebagai Instruktur Pelatihan Bantuan Hidup Dasar, Ns. Sudarman, S.Kep, M.Kes sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan yang telah di lakukan oleh mahasiswa KKN Profesi Kesehatan FKM UMI.

‘’Bantuan Hidup Dasar atau yang sering disebut resusitasi jantung paru memang harus diketahui oleh semua pihak termasuk orang awam dengan alasan bahwa, kondisi gawat darurat bisa terjadi dimana saja, kapan saja dan menimpa siapa saja. Kegiatan ini nantinya diharapkan siswa mampu mengetahui teknik-teknik penyelamatan nyawa secara cepat, akurat dan aman’’ Tutur Sudarman

Kegiatan ini berjalan dengan aman dan tertib, terlihat para siswa begitu antusias mengikuti pelatihan dan sesekali terjadi tanya jawab antara siswa dan pemateri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here